Terdapat alasan kuat untuk menganjurkan berjemur di pagi hari, baik itu sambil berolahraga atau hanya duduk santai di teras rumah. Selain membantu meningkatkan produksi vitamin D dalam tubuh, sinar matahari pagi memberikan beragam manfaat yang positif bagi kesehatan.
Berikut penjelasan terkait beragam manfaat berjemur di Pagi Hari untuk Kesehatan.
Manfaat berjemur di pagi hari adalah peningkatan kualitas tidur. Ini disebabkan oleh fakta bahwa ketika sinar matahari menyentuh mata, pesan dikirim ke kelenjar pineal di otak untuk memulai produksi melatonin, yaitu hormon yang menyebabkan rasa kantuk dan membantu kita tidur. Proses ini berlangsung hingga matahari terbenam kembali. Paparan sinar matahari akan memberikan tubuh gambaran yang jelas bahwa saat ini bukan malam, sehingga membantu menjaga ritme sirkadian normal. Saat suasana luar mulai gelap, tubuh akan merasa lelah dan mengantuk, mempersiapkan diri untuk tidur.
Kalsium adalah nutrisi penting yang diperlukan untuk menjaga kekuatan tulang dan gigi. Selain itu, pasokan vitamin D yang baik juga berperan penting dalam melindungi tulang dari pengeroposan.
Berjemur di pagi hari selama 10-15 menit dapat merangsang produksi vitamin D dalam tubuh, yang memiliki manfaat besar dalam menjaga kesehatan tulang. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), rutin berjemur di pagi hari selama waktu tersebut juga dapat mengurangi risiko osteoporosis atau kerapuhan tulang hingga 40% pada usia lanjut.
Berjemur di pagi hari telah dikaitkan dengan potensi penurunan risiko persalinan prematur dan infeksi yang terkait dengan kehamilan. Hal ini didasarkan pada peningkatan asupan vitamin D yang diperoleh tubuh setelah berjemur. Meskipun demikian, manfaat berjemur ini masih menjadi perdebatan, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami sepenuhnya dampaknya.
Perlu diingat bahwa American Academy of Dermatology menyarankan untuk tidak mengandalkan paparan sinar matahari sebagai sumber utama vitamin D. Jika Anda sedang hamil, lebih baik untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum memutuskan untuk berjemur di pagi hari. Keputusan tersebut akan memastikan keselamatan dan kesehatan ibu hamil dan janin.
Keuntungan ketiga dari berjemur di pagi hari adalah meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Paparan sinar matahari dapat berkontribusi dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan merangsang produksi sel darah putih yang berperan dalam melindungi tubuh dari berbagai penyebab infeksi.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa orang yang mengalami kekurangan vitamin D cenderung lebih rentan terhadap penyakit dan memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit serius seperti penyakit jantung dan kanker. Vitamin D yang diperoleh dari sinar matahari juga terbukti lebih efektif dan berharga daripada suplemen vitamin D.
Ternyata, sinar matahari dapat merangsang pelepasan hormon serotonin dalam otak. Hormon serotonin memiliki manfaat dalam meningkatkan mood dan memberikan perasaan tenang. Bahkan, tidak hanya bagi orang yang tidak mengalami depresi, tetapi kemungkinan besar semua orang akan merasakan perubahan suasana hati yang positif jika mereka berjemur di pagi hari.
Manfaat utama dari berjemur di pagi hari adalah kemampuannya dalam meningkatkan kesehatan kulit. Ini dapat terjadi karena paparan sinar matahari di pagi hari mengubah energi menjadi Pro-Vitamin D di dalam tubuh kita.
Pro-Vitamin D yang cukup dalam tubuh memiliki banyak manfaat bagi kulit, seperti melembapkan dan menenangkan kulit yang meradang. Selain itu, Pro-Vitamin D juga berperan sebagai 'tabir surya alami' bagi kulit. Berjemur yang memadai juga dapat mencegah terjadinya glikosilasi kolagen, yaitu kerusakan protein kolagen dalam tubuh akibat tingginya kadar gula darah. Glikosilasi kolagen dapat mempercepat proses penuaan dini. Oleh karena itu, berjemur setiap hari secara tidak langsung membantu mencegah penuaan dini pada kulit.
Manfaat utama dari berjemur di pagi hari adalah dapat mengurangi risiko terjadinya kanker tertentu. Kekurangan vitamin D dapat meningkatkan risiko kanker, seperti kanker payudara dan usus besar. Namun, dengan berjemur di pagi hari, risiko kanker tersebut dapat dikurangi.
Drs. Frank dan Cedric Garland dari University of California menemukan sebuah fakta menarik saat mengamati pasien kanker usus besar di New York yang memiliki risiko tiga kali lebih tinggi daripada pasien di Mexico. Perbedaan lingkungan yang berhubungan dengan paparan sinar matahari di pagi hari diduga menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap perbedaan risiko tersebut.
Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa suplementasi vitamin D telah terbukti efektif dalam menurunkan risiko pengembangan berbagai jenis kanker hingga 60%. Dengan demikian, berjemur di pagi hari dapat memberikan manfaat penting dalam melindungi tubuh dari risiko kanker tertentu.
Benar, berjemur di pagi hari juga memiliki manfaat bagi orang yang memiliki tekanan darah tinggi. Penelitian yang dipublikasikan di Journal of Investigative Dermatology menyatakan bahwa paparan sinar matahari dapat mengubah oksidan nitrat (NO) yang ada di kulit menjadi bentuk yang lebih kecil. Senyawa nitrat (NO) ini memiliki peran penting dalam mengatur tekanan darah.
Dengan perubahan senyawa nitrat (NO) ini, tekanan darah yang terlalu tinggi dapat berkurang, sehingga dapat membantu mengendalikan tekanan darah pada individu dengan hipertensi. Sungguh menarik dan bermanfaat, bukan? Berjemur di pagi hari memberikan dampak positif bagi kesehatan, termasuk dalam menjaga keseimbangan tekanan darah.
Penyakit Alzheimer merupakan salah satu kondisi otak yang menyebabkan penurunan daya ingat, kemampuan berpikir, berbicara, dan perubahan perilaku pada usia lanjut. Sebagaimana telah diungkapkan sebelumnya, berjemur memiliki manfaat meningkatkan fungsi otak dan mendukung kesehatan ingatan agar tetap kuat. Manfaat ini juga secara tidak langsung dapat membantu mengurangi gejala Alzheimer yang mungkin timbul pada usia lanjut. Dengan demikian, berjemur dapat memberikan dampak positif dalam menjaga kesehatan otak dan mengurangi dampak dari penyakit Alzheimer pada tahap lanjut kehidupan.
Salah satu manfaat berjemur di bawah sinar matahari pagi adalah meningkatkan produksi vitamin D, yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Jadi, selain mengonsumsi makanan kaya vitamin D seperti ikan salmon dan kuning telur, berjemur secara rutin setiap pagi juga dapat membantu meningkatkan kadar vitamin D dalam tubuh.
Untuk mendapatkan manfaat optimal dari sinar matahari, sebaiknya berjemur di luar antara pukul 10 pagi dan 2 siang. Pada rentang waktu tersebut, radiasi UV B memiliki intensitas relatif rendah sehingga aman bagi kesehatan manusia.
Rekomendasi dari WHO juga sejalan dengan hal ini, yaitu "Sinar UV matahari paling kuat antara pukul 10 pagi dan 2 siang (= 2 jam setiap sisi siang hari). Batasi paparan sinar matahari selama jam-jam ini."
Oleh karena itu, waktu yang ideal untuk berjemur adalah antara 10 hingga 15 menit di atas pukul 9 pagi. Namun, setelah pukul 11 siang, lama waktu berjemur cukup dipersingkat menjadi 3 menit karena intensitas UVB yang terpapar sudah menurun.
Bagian tubuh yang disarankan untuk terkena paparan sinar matahari UVB meliputi tangan, lengan, wajah, punggung, dan kaki. Dengan memperhatikan waktu dan area tubuh yang terpapar sinar matahari dengan bijak, Anda dapat memanfaatkan manfaat positif dari sinar matahari tanpa risiko yang berlebihan.
Berjemur di pagi hari memiliki berbagai manfaat yang penting bagi kesehatan. Paparan sinar matahari pada waktu yang tepat, yaitu antara pukul 10 pagi dan 2 siang, dapat meningkatkan produksi vitamin D dalam tubuh, yang berkontribusi pada kesehatan tulang, kulit, dan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, berjemur di pagi hari juga dapat membantu meningkatkan fungsi otak, menjaga ingatan, dan mengurangi risiko gejala penyakit Alzheimer pada usia lanjut.
Namun, penting untuk diingat bahwa berjemur dengan bijaksana dan tidak berlebihan juga merupakan hal yang krusial. Paparan sinar matahari yang berlebihan dan tanpa perlindungan yang memadai dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kulit dan masalah kesehatan lainnya, termasuk risiko kanker kulit.
Oleh karena itu, disarankan untuk berjemur di luar waktu pukul 10 pagi dan pukul 2 siang, serta menggunakan perlindungan seperti krim tabir surya untuk melindungi kulit dari radiasi UV yang berbahaya. Pendekatan yang seimbang dan bijaksana dalam berjemur akan membantu memanfaatkan manfaat positif sinar matahari tanpa mengabaikan kesehatan kulit dan tubuh secara keseluruhan.
Baca juga:
Kandungan Nutrisi dan 20 Manfaat Buah Pisang untuk Kesehatan
Nutrisi dan 18 Manfaat Buah Bit buat Kesehatan
Niat Sholat Dhuha 4 Rakaat Beserta Tata Caranya
Cara Mengusir Tikus dari Lingkungan Rumah
Tata Cara dan Niat Sholat Jenazah Laki-Laki dan Perempuan
Cara Menghilangkan Lemak Perut Dalam 1 Minggu
Berita
Tata Cara Tayamum: Niat, Doa dan Hal Yang Membatalkan Tayamum 2023-04-26 00:05:22
Berita
Cara Usir Tikus Curut dari Rumah Anda 2023-05-03 16:55:27
Berita
6 Tahap Perkembangan Moral Kohlberg 2023-04-26 07:17:08
ARTIKEL BLOG
16 Tips Hidup Tenang Agar Lebih Bahagia 2023-06-21 05:30:50